Jika Tak Hasilkan Trofi, Spalletti Siap Angkat Kaki dari Roma

Jika Tak Hasilkan Trofi, Spalletti Siap Angkat Kaki dari Roma

Pelatih berusia 58 tahun itu menyimpulkan, ketika dirinya tidak bisa memenangkan trofi bagi klub, maka itu artinya dia tidak lebih baik dibandingkan pelatih sebelumnya, dengan demikian, Spalletti akan meninggalkan Roma jika memang hal tersebut terjadi.

AS Roma sepertinya harus tetap memikirkan kemungkinan mencari pelatih baru pada musim panas mendatang, pasalnya, manajer mereka saat ini, Luciano Spalletti baru saja mengatakan bahwa dia tidak akan melanjutkan pekerjaannya bersama Gialorossi jika memang pada akhir musim ini tak mampu menghadirkan gelar juara bagi klub.

Seperti diketahui, Luciano Spalletti saat ini tengah menjalani periode keduanya sebagai pelatih AS Roma. Pelatih asal Italia itu ditunjuk untuk menggantikan rudi Garcia yang didepak dari kursi pelatih pada musim dingin tahun 2016 kemarin. Di Musim pertamanya, Spalletti mampu membawa Roma bermain di ajang Liga Champions Eropa, meski hanya menangani klub selama setengah musim.

Sedangkan musim ini, Roma berada di peringkat kedua klasemen sementara, bermain di ajang Liga Europa dan Coppa Italia. Tapi situasinya tidak begitu kondusif bagi Gialorossi, di Klasemen sementara, mereka tertinggal delapan poin dari pemuncak, Juventus. Sedangkan dia ajang Liga europa, baru saja dikalahkan Lyon dengan skor 4-2 pada babak 16 besar leg pertama, di Coppa, Roma memiliki pekerjaan yang berat usai ditekuk oleh Lazio pada leg pertama babak semifinal.

Jika pada akhirnya kembali gagal meraih gelar juara, maka Pelatih lah yang paling bertanggung jawab. Spalletti sendiri mengaku siap dirinya mundur dari kursi pelatih andai memang tak menghasilkan gelar di akhir musim ini.

“Untuk berbagai alasan, menang sangat penting di sini, Kami tak memiliki waktu untuk berpikir kemajuan bertahan, semuanya dipercepat, dengan kekuatan penuh. ”

“Jadi ini sangat sederhana: jika saya tidak memenangkan sesuatu, artinya saya tidak melakukan yang lebih baik ketimbang pendahulu saya dan, sebagai hasilnya, saya harus pulang.” kata Spalletti kepada L’Equipe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *